NEWS

SOUND SYSTEM

Secara sederhana, peran sound system adalah untuk memperkuat dan menyesuaikan kualitas suara dari sinyal audio, dan kemudian memberikan keluaran yang sesuai dari sistem speaker yang akan didengar pendengarnya. Sistem ini dapat dibagi secara luas menjadi empat tahap: input, mixing, amplifikasi, dan output.

Langkah pertama adalah mengubah suara sumber menjadi sinyal listrik yang bisa diumpankan ke seluruh sistem dengan menggunakan mikrofon atau perangkat pemutaran.

Mikropon
Mikrofon adalah "transduser" sejati yang mengubah suara akustik yang ditransmisikan melalui udara ke sinyal listrik yang kemudian dapat diproses dan diperkuat oleh sistem.

Suara ditransmisikan sebagai getaran melalui udara. Getaran tersebut berjalan melalui udara dan menyebabkan diafragma mikrofon bergetar. Diafragma dilekatkan pada koil suara (sebuah gulungan kawat) yang bergetar dalam medan magnet yang disediakan magnet mikrofon, sehingga menghasilkan sinyal listrik yang sesuai. Pada dasarnya proses yang sama terjadi secara terbalik pada speaker pada akhir rangkaian audio.

Audio Player
Fire system konvensional dan komponennya semuanya dihubungkan ke kabel yang sama yang menghubungkannya ke panel kontrol alarm kebakaran. Panel kontrol menampilkan sinyal saat komponen ini aktif. Jenis sistem ini murah dan bekerja dengan baik di fasilitas kecil. Masalah utama dengan sistem alarm kebakaran konvensional adalah ketika komponen alarm kebakaran menghasilkan sinyal dan muncul di panel kontrol, tidak ada cara untuk mengetahui komponen mana yang menjadi sumber sinyal di dalam bangunan. Jika Anda meramalkan ini menjadi masalah, Anda mungkin ingin mempertimbangkan sistem alarm kebakaran addressable.

Mixing
Sinyal audio elektrik yang berasal dari sumber input kemudian diumpankan ke mixer atau prosesor yang bisa mencampur berbagai sumber masukan dan / atau menambahkan efek.

Amplifikasi
Amplifier menguatkan sinyal audio mixing ke tingkat yang cukup untuk menggerakkan sistem speaker. Penguat daya atau beberapa amplifier merupakan bagian penting dari sistem keseluruhan, menangani voltase dan arus lebih tinggi daripada komponen lainnya.

Amplifier daya 2 kanal dapat memperkuat dua saluran audio, dan amplifier multi-channel secara terpisah dapat memperkuat empat atau bahkan delapan saluran audio. Amplifier dua saluran biasanya digunakan untuk menangani musik stereo, sementara jenis multi-channel memberi kemampuan untuk menggerakkan lebih banyak sistem speaker dalam jumlah ruang rak yang relatif kecil.

Output
Tahap terakhir dalam sound system terdiri dari speaker yang mengubah output listrik yang diperkuat dari power amplifier kembali menjadi suara akustik yang bisa kita dengar.

Output dari amplifier diumpankan ke koil suara speaker, di mana ia berinteraksi dengan medan magnet mengelilingi koil suara untuk menghasilkan gerakan fisik yang sesuai. Pada titik ini sinyal listrik telah diubah kembali menjadi energi akustik mekanik, namun koil suara saja tidak mampu menghasilkan tingkat tekanan suara yang dibutuhkan. Kumparan suara melekat pada kerucut yang mampu bergerak jauh lebih banyak udara, dan terutama kerucut speaker yang secara langsung menggerakkan udara untuk menghasilkan suara yang kita dengar.